"Selamat Datang"

Selamat Datang di Blog Kecil ku...
" Mawar Biru"

Selasa, 02 Maret 2010

-"Jiwa Hidupku"-




Dimalam yang sunyi….
Diselimuti dengan kedinginan
Kedinginan yang membekukan
Membekukan hati yang terparti

Hati yang terparti namamu
Dengan seulas senyum dibibir indahmu
Menjadi semangat hidupku…..
Hidup yang penuh liku-liku

Kau… pelepas laraku
Lara yang menghujam hatiku
Hati yang membisu….
Membisu didalam rindu

Rindu yang kupersembahkan untukmu
Rindu yang membuatku tegar menantimu
Menantimu kembali disisiku
Untuk menemani hari - hariku

Kasih…..

Kau jiwa yang hidup diragaku
Kau cahaya yang menerangi kalbuku
Dan …….
Kau mutiara hidupku…..

 

Rabu, 10 Februari 2010

-"Selamat Tinggal Jiwaku"-


selalu ku sebut namamu....
sebelum ku pejamkan mataku..
selalu ku ingat dirimu..
sebelum mimpi menjemputku...

kasih...
ingin ku selalu bersamamu...
menjalin cinta dan rindu...

ingin ku selalu menatapmu..
menatap senyuman manis bibirmu..
yang menjadi semangat hari-hariku....

namun...
apa dayaku....
tuhan memanggilku...
untuk pergi menjauh darimu....

kasih....
ingin ku selalu mendampingimu...
didalam setiap langkah kakimu...

menjalani hari yang penuh liku...
bahagia dan tawa....
canda dan air mata...

tetapi...
aku tak kuasa....
aku tak berdaya....

waktu ku telah usai bersamamu...
hidupku telah selesai denganmu...
namun...
cinta dan jiwaku tak kan pernah hilang untukmu...

kasih...

direlung jiwaku hanya terpatri namamu....
didalam sanubariku hanya ada dirimu...
meskipun aku tak bisa bersamamu....

kasih...

ku ingin kau tahu
betapa aku mencintaimu...
betapa aku menyayangimu...   
walapun kini ku jauh darimu...

selamat tinggal kasihku...
selamat tinggal jiwaku...









   

"Hatiku Milikmu"

kupenjamkan mataku...
kutidurkan diriku...
didalam indah mimpiku...
berharap berjumpa denganmu....

kuletakan hatiku.....
kutaruh jiwaku...
didalam relung hatimu...
didalam kesempurnaan cintamu...

kasih...

hidupku milikmu...
nafasku untukmu....
dan....
jiwaku kupertaruhkan hanya padamu..

kasih...

jika waktuku tak sampai padamu....
jika ragaku tak bersua kamu..
ketahuilah...
jika hatiku hanya milikmu...

milikmu...milikmu...milikmu....
selamanya...
hingga akhir nafasku...
hingga tertutup mataku....

kasih...

walau ragaku tak bersua denganmu
walau jiwaku jauh darimu...
namun...
ketahuilah hati dan fikiranku hanya untukmu...

walau ku tahu cintaku tak mungkin padamu...
walau ku tahu rinduku semu untukmu..
namun kalbuku selalu menyebut namamu..
meski dirimu tak pernah tahu...

Senin, 08 Februari 2010

-"untaian doa si ojek payung"-

Rintihan demi rintihan hujan kulalui...
Hinaan demi hinaan ku sanggupi....
Demi sesuap nasi ku taruhkan hatiku...
Demi pendidikan ku taruhkan jiwaku...

Begitu berat ku jalani hidup ini....
Begitu sakit ku rasakan suratan ini...
Namun jiwaku harus tetap berdiri..
Untuk masa depan yang ku impikan...

Oh..tuhanku....

Payung ini menjadi saksi...
Betapa lirih hatiku....
Betapa pedih jiwaku...
Menatap hari-hariku...

Dari orang ke orang....
Kutawarkan jasaku...
Meskipun badanku basah kedinginan
Namun ku tetap bertahan didalam senyuman....

Oh....tuhanku...

Ku tahu kau mendengar doaku....
Ku tahu kau melihat air mataku..
Kuatkan hatiku....
Dalam menempuh semua cobaanmu...

Cobaan yang membuatku belajar...
Cobaan yang membuatku paham....
Belajar menata kehidupanku....
Paham betapa pedihnya jalan liku hidupku.....

Oh...tuhanku....

Ku percaya mukzijatmu....
Ku yakin kebesaranmu...
Dan....
Kumohon padamu... tetap kuatkan langkah kakiku,....
Menatap masa depanku....

"kusebut namamu"

Saat mana ku sebut namamu…
Kau yang pernah singgah di hatiku
Saat mana ku terjaga mimpi…
Dalam hayal kau datang kembali

Hayalan yang datang untuk pergi
Dengan membawa secuil hati
Hati yang telah terparti
Terparti cinta sejati

Saat mana ku sebut namamu
Nama yang telah terukir dikalbu
Kalbu yang terus merindu
Rindu yang dalam untukmu   

Saat mana ku sebut namamu
Dalam terakhir tarikan nafasku
Saat mana ku tatap matamu
Dalam terakhir tertutup mataku


"rasa yang tersembunyi"

Hati ini berdegub kencang
Saat kutatap dua bola matamu…
Hati ini bergetar hebat...
Saat ku berjalan disampingmu...
   
Inikah yang dinamakan cinta
Inikah yang dinamakan asmara
Oh,...betapa indahnya...
Oh..., betapa bahagianya...

Ingin rasanya ku terus disini
Ingin rasanya ku selalu disini..
Bersamamu....
Dipelukan hangatmu.....

Kasih..

Jiwaku begitu mengagumimu...
Ragaku begitu menyanjungmu...
Hingga ku tak sanggup...
Menyimpannya direlung hatiku...

Menyimpan rasa yang begitu bergelora
Menyimpan rindu yang begitu menggebu
Hanya untukmu....hanya padamu...
Meskipun kau tak pernah tahu...

Kamis, 28 Januari 2010

"Derita Anak Jalanan"

Pahit pedih hidup yang mereka jalani….
Sakit pilu langkah yang mereka tempuhi…
Hanya untuk mencari sesuap nasi…
Hanya untuk mencari kebahagiaan hakiki….

Rasa malu tak mereka pedulikan lagi….
Caci maki tak mereka hiraukan lagi…
Demi menyambung hidup ini…
Debu jalanan pun menjadi teman sejati…

Mereka…
Tetap sabar meskipun langkah ini sakit…
Tetap berjuang meskipun hidup ini sulit…
Peluh keringat menjadi bukti….

Dari mobil ke mobil….
Mereka sumbang kan suara…
Mengharap kan ada yang sudi mendengarkannya
Mengharap kan ada yang sudi mengasihinya…

Ya…,
Mereka adalah kumpulan anak jalanan
Yang hidup berteman tempuran debu…
Yang hidup bertaruhkan nyawa….

Sekolah dan bangku pendidikan…
Adalah mimpi semu bagi mereka…
Prestasi adalah ilusi yang tak mungkin bagi mereka…
Yang ada hanya bagaimana menyambung hidup yang pilu ini….

Ya…Allah…Ya…Robbi….
Tabahkanlah hati mereka….
Dengarkanlah doa dan curahan hati mereka
Karena mereka juga manusia yang sempurna

Ya…Allah…Ya..Robbi….
Lindungilah mereka…, cintailah mereka
Sebagaimana engkau mencintaiku didalam ridhomu….


Minggu, 17 Januari 2010

"Doaku"

Ku hempaskan jiwaku ….
Ku hempaskan hatiku….
Ke botol yang berdosa ini
Ke barang yang haram ini….

Ku campakan diriku…
Ku buang kalbuku….
Ke dalam lembah hitam ini
Ke dalam jurang gelap ini….


Ya…., botol dan barang yang berdosa ini
Ya….., jurang dan lembah yang kelam ini
Dengan satu harapan aku mampu melupakan
Melupakan pedihnya jiwa ini….

Jiwa yang dilukai….
Jiwa yang disakiti…
Jiwa yang dikhianati….
Dengan janji – janji manis

Puaskah…., kau lakukan ini padaku
Puaskah…., kau campakan ku
Setelah ku terlanjur jatuh padamu
Setelah ku terlanjur mencintaimu….

Inikah dirimu….,
Inikah cintamu…
Inikah rindumu
Cinta dan rindu yang palsu….

Oh…tuhan…..
Inikah takdirku
Inikah jalanku…..
Mengapa begitu berat untukku…

Oh…tuhan…
Ampuni aku….,
Angkatlah aku kedalam pelukanmu…
Agar ku bisa tenang disisimu….

Oh tuhan….
Dengarkanlah doaku….
Kabulkan hajatku….
Agar kepedihan ne hilang dari hidupku…

Amin………


Jumat, 15 Januari 2010

"Terima Kasih Guruku"

Pagi yang indah bertambah indah dengan senyumanmu
Senyuman yang menghiasi hari-hariku
Hari-hari yang penuh pelajaran darimu…
Ya… pelajaran yang berguna untuk masa depanku….

Tak pernah lelah kau menyapaku
Tak pernah lelah kau menyayangiku
Dan ………..
Tak pernah lelah kau membelaiku

Terkadang tanpa sengaja ku menyakitimu
Tetapi…, dengan hangat kau peluk aku
Terkadang tanpa sengaja ku lukai hatimu
Tetapi…., dengan mesra kau tatap aku…

Guruku…..

Begitu besar pengorbananmu….
Begitu hangat pelukanmu….
Begitu besar cinta kasihmu…..
Cinta kasih yang tulus kau berikan padaku

Ya….
Pengorbanan tanpa batas waktu
Hingga akhir hayatmu…
Kau selalu mengajariku dan menyayangiku

Ketika ku rapuh…
Dengan penuh kasih sayang kau belai aku
Kau belai dengan nasehat- nasehat mungilmu
Nasehat yang menuntunku untuk mengejar cita-citaku

Guruku….

tak ada yang mampu ku berikan
tak ada yang mampu ku katakana
kecuali…
ucapan terima kasihku

terima kasihku untuk kasih sayangmu
terima kasihku untuk nasehatmu…
dirimu adalah pahlawan besar di dalam hidupku
terima kasih guruku…….


"Hati Yang Tersakiti"

Ku ingin kau tahu.....
Betapa sakit dan pedihnya hatiku...
Ku ingin kau mengerti ....
Betapa hancurnya jiwaku....

Jiwa yang mencintai...
Jiwa yang merindui....
Hancur menjadi debu
Dengan keangkuhanmu....

Tega................
Kejam.............
Itulah kata yang mampu ku katakan untukmu..

Tak pernah kau mengerti aku....
Tak pernah kau hargai aku.....
Sehingga sanggup kau sakiti aku....

Ku mencintai........
Tapi ku disakiti....
Ku merindui....
Tapi ku dilupakan....

Oh....tuhan.....
Inikah takdir ku....
Oh...tuhan....
Inikah jalanku.......

Jika ia...., kuatkan aku........
Jika ia...., tabahkan hatiku.....
Menghadapi semua ujianmu...

Yang ku tahu...
Keadilan mu nyata ...
Yan ku tahu....
Mukjizat itu ada....


" Tak Selamanya Cinta Itu Indah"

Ku tahu tak selamanya cinta itu indah
Ku tahu tak selamanya pelukan itu mesra
Dan…..
Ku tahu tak selamanya air mata itu suka

Hidup penuh dengan liku
Canda dan tawa menjadi air mata
Ketika cinta tak lagi bersama
Ketika rindu tak lagi menggebu

Jiwa yang lara semakin terluka
Saat cinta harus berpisah
Raga yang indah seakan tekubur
Saat rindu tak lagi tersambut

Akhirnya kusadari…..
Tangannya lah yang menentukan
Jalan yang harus kujalani
Hidup yang harus kutempuhi
Walau kutahu……
Jiwaku tak ingin berpisah
Ragaku tak ingin jauh
Dari cinta yang selalu menemaniku

Andai aku boleh meminta
Ingin rasanya kutetap disini
Menjaganya dengan penuh cinta
Membelainya dengan penuh rindu

Tapi
Semua hanya mimpi
Aku harus pergi
Meninggalkan cinta yang terus terpatri
Didalam relung hati






Selasa, 12 Januari 2010

"Sahabat"

Saat indahnya tertawa bersama
Saat pedihnya menangis bersama
Didalam dunia yang sementara

Dunia yang penuh akan cinta
Cinta yang indah dan penuh cerita
Kita ukir bersama diatas kanvasnya

Sahabat…..

Begitu banyak cerita dan cinta
Yang kita lalui bersama
Dengan airmata dan canda

Airmata yang penuh suka
Memberikan senyuman yang indah
Airmata yang penuh duka
Menggambarkan kepedihan di jiwa

Sahabat…..


Tiada yang indah tanpa kehadiranmu
Tiada yang berarti tanpa kasih dan sayangmu
Kasih dan sayang yang akan selalu menghiasi kalbuku…


Minggu, 10 Januari 2010

"Surat Kecil Untuk Tuhan"

Andai aku mampu terbang tinggi
Kan kukepakan sayapku diangkasa nan tinggi
Andai aku mampu berlari
Kan kubawa diri jauh dari kenyataan pahit ini….

Kenyataan yang tak mampu kujalani
Kenyataan yang tak mampu kuhadapi
Didalam lirih jiwa ini

Tapi…. Kusadari…..
Semua hanya ilusi
Ilusi diri yang selalu menemani
Menemani tanpa henti

Ya…. Allah…..
Andai aku boleh meminta padamu
Tunjukan jalan hidupku…..
Jalan yang berada didalam ridhomu

Ya….Allah…..
Andai aku boleh memohon padamu
Ingin aku bersamamu….
Hidup tenang disisimu….


Ya….. Allah….
Jiwa kecil ku memanggilmu
Airmata ku mencarimu…..
Adakah kau dengar aku….

Ya….Allah…..
Angkat aku didalam ridhomu
Peluk aku didalam kasih dan sayangmu
Dengarkanlah doa ku didalam surat kecil untukmu…..


" Ibu"

Ibu....

Uluran tangan lembutmu…
Membelai indah rambutku…
Dengan kasih sayangmu…..
Kau tuntun aku….

Merdu suaramu….
Membangunkan lelap tidurku….
Menenangkan jiwaku…
Dari peliknya kehidupan yang penuh liku - liku

Betapa besar kasihmu….
Yang kau curahkan untukku….
Air wudhu yang selalu membasahimu….
Dengan tulus engkau berdoa untukku…

Ibu….

Begitu besar pengorbananmu
Keringat yang membasahi tubuhmu
Menjadi bukti betapa besarnya cintamu padaku

Syurga ada dibawah telapak kakimu…
Ampunan ada dibalik telapak tanganmu
Air mata yang terus menemanimu
Dalam suka maupun duka didalam merawatku

Ibu…..

Jiwaku tak mampu membalas pengorbananmu padaku
Ragaku tak mampu mengukir indahnya kasih sayangmu padaku
Pengorbanan dan kasih sayang yang kau berikan seumur hidupmu

Ibu…..

Dosa – dosaku begitu banyak padamu
Hanya ampunan yang kupinta padamu
Didalam lirih doaku
Ampuni anakmu
Wahai ibu…..


"Bukanlah Bunga Yang Sempurna"


Lembar demi lembar hidupku
Hidup yang penuh dengan liku-liku
Cobaan maupun kebahagiaan…..
Kujadikan pegangan….

Aku….
Bukanlah bidadari….
Bukan juga putri…..
Yang cantik dan berseri….

Aku…..
Hanya sekumtum bunga
Bunga yang tak sempurna
Seperti bulan diangkasa

Lembar demi lembar perjalan hidupku
Menjadi memory dihari – hariku
Hari – hari yang indah dengan cinta
Cinta yang jauh didalam jiwa

Aku….
Hanya sekumpulan daging yang bernyawa
Yang hanya memiliki cinta dan kejujuran jiwa

Karena aku…….
Bukanlah bunga yang sempurna
Didalam taman nirwana